Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/sloki/user/t82544/sites/tbindonesia.or.id/www/tbnew/tbsys/codeigniter/Common.php on line 130

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/sloki/user/t82544/sites/tbindonesia.or.id/www/tbnew/tbsys/codeigniter/Common.php on line 136

A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: Function set_magic_quotes_runtime() is deprecated

Filename: codeigniter/CodeIgniter.php

Line Number: 60

A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: Assigning the return value of new by reference is deprecated

Filename: libraries/Loader.php

Line Number: 255

A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: Assigning the return value of new by reference is deprecated

Filename: database/DB.php

Line Number: 133

TBIndonesia.or.id - DOTS di Rumah Sakit
www.tbindonesia.or.id
 > Program TBC > TBC di Institusi > TBC di Rumah Sakit
Awal Daily RSS News Feed Peta Situs Kontak
Stop TB, Gerakan Terpadu Penanggulangan TB Terpadu

DOTS di Rumah Sakit

In 1999 the Minister of Health of the Republic of Indonesia req

Pada tahun 1999, Departemen Kesehatan berinisiatif memulai kerjasama dengan Royal Netherlands TB Association (KNCV) untuk mendukung Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) dalam upaya ekspansi DOTS di rumah sakit, yang dimulai dengan sebuah proyek percontohan di Yogyakarta.


Rencana kerja Proyek Hospital DOTS Linkage (HDL) disusun atas kerjasama KNCV, GTI (Gorgas Tuberculosis Initiative) University of Alabama, PERSI serta NTP. PERSI, LSM di tingkat nasional dan Komite DOTS Propinsi Yogyakarta bertindak sebagai pelaksana dengan dukungan teknis dari KNCV. Pendanaan diperoleh melalui sub-kontrak antara UAB dan KNCV, dan sejak tahun 2003, pelatihan didukung secara penuh dengan dana dari USAID (Tuberculosis Coalition for Technical Assistance/TBCTA). Secara umum, tujuan proyek HDL adalah menciptakan model kemitraan antara sektor publik dan swasta untuk memperluas ekspansi strategi DOTS di rumah sakit di propinsi Yogyakarta.


Proyek HDL telah banyak berkontribusi pada pengembangan program yang menghubungkan pelayanan DOTS dari sektor publik dengan rumah sakit swasta. Untuk memperkecil kesenjangan antar sektor tersebut dilakukan aktivitas seperti advokasi, pelatihan, pengembangan jejaring dan sistem informasi bersama. HDL melibatkan seluruh sektor rumah sakit di Yogyakarta dan dokter praktek swasta dalam pelaksanaan progam.


Dalam perkembangannya, proyek HDL telah mendapatkan beberapa pencapaian:

  • Dengan dilakukannya berbagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas serta akses pada pelayanan DOTS, telah terjadi peningkatan pada pelaporan kasus baru sebanyak 30% (dari 998 kasus pada tahun 2003 menjadi 1300 pada tahun 2004), dengan peningkatan tertinggi di Puskesmas. Tingkat pelaporan kasus meningkat lima kali lipat dibanding pada awal program di tahun 2000, menjadi 40 kasus per 100.000 penduduk. Juga terjadi peningkatan keberhasilan pengobatan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Identifikasi kasus BTA positif pada semua kategori penyedia layanan kesehatan mencapai 80% dan tingkat keberhasilan pengobatan telah mencapai target nasional sebesar 85%.


  • Saat ini 24 rumah sakit (dari total 32) dan 5 klinik paru (BP4) telah terlibat dalam pelaksanaan DOTS. Untuk meningkatkan kinerja program telah dilakukan pelatihan intensif, supervisi dan pertemuan koordinasi antara Puskesmas dan rumah sakit.

  • Telah dimulai keterlibatan dokter praktek swasta dalam program DOTS yang mengidentifikasi 390 tersangka TBC, dengan106 diantaranya BTA positif (8% dari pelaporan total kasus BTA positif selama tahun 2004).

  • Penguatan jejaring laboratorium dan sistem jaminan mutu laboratorium. Uji silang sediaan apus dahak telah dilakukan di 70% diagnostic centres dengan tingkat kesalahan antara 5% -10%

  • Beberapa inisiatif telah dilakukan untuk meningkatkan jejaring tim DOTS, menciptakan kemitraan dengan organisasi komunitas, dan kolaborasi dengan sektor akademis.


Lesson Learnt” yang didapat dari proyek HDL menjadi pelajaran yang berharga bagi Program Penanggulangan Tuberkulosis Nasional yang pada saat ini dalam fase akselerasi DOTS. Anggota tim DOTS Yogyakarta secara berkala diundang untuk sebagai narasumber untuk implementasi strategi DOTS di RS, dan tim DOTS dari propinsi lain telah melakukan studi banding ke Yogyakarta untuk melihat bagaimana implementasi strategi DOTS di RS pemerintah dan swasta.


 

FAQ TB


Foto Kegiatan

......................................................

Arsip

......................................................

......................................................

Partners

Depkes RI
WHO
Stop TB