TB Indonesia.or.id
Gerakan Terpadu Penanggulangan TB Terpadu
STOP TB Partnership Indonesia
STOP TB Partnership Indonesia
Respons Terhadap Pengobatan OAT Pada Anak
Jika dalam dua bulan
menggunakan OAT terdapat perbaikan klinis, maka akan menunjang atau
memperkuat diagnosis TBC. Bila dijumpai tiga atau lebih dari hal-hal
yang mencurigakan atau gejala-gejala klinis umum, maka anak harus
dianggap TBC dan diberikan pengobatan dengan OAT sambil diobservasi
selama dua bulan. Bila menunjukan perbaikan, maka diagnosis TBC dapat
dipastikan dan OAT diteruskan sampai penderita sembuh. Bila dalam
observasi dengan pemberian OAT selama dua bulan tersebut keadaan anak
memburuk atau tetap, maka anak tersebut tidak menderita TBC atau
mungkin mungkin menderita TBC dengan kekebalan obat ganda
(Multiple Drug Resistent/ MDR). Anak yang tersangka MDR perlu dirujuk
ke Rumah Sakit untuk mendapat penatalaksanaan spesialistik.
Penting diperhatikan bahwa bila pada anak dijumpai gejala-gejala berupa kejang, kesadaran menurun, kaku kuduk dan benjolan dipunggung, maka anak tersebut harus segera dirujuk ke Rumah Sakit untuk penatalaksanaan selanjutnya.
Penting diperhatikan bahwa bila pada anak dijumpai gejala-gejala berupa kejang, kesadaran menurun, kaku kuduk dan benjolan dipunggung, maka anak tersebut harus segera dirujuk ke Rumah Sakit untuk penatalaksanaan selanjutnya.
FAQ TB
Foto Kegiatan










......................................................
Arsip
......................................................
Links
......................................................
Partners


